ABSTRAK :
Aliran multifasa air-minyak pada pipa vertikal merupakan fenomena krusial dalam
proses produksi bahan bakar pesawat yang dapat memengaruhi efisiensi dan risiko
korosi. Karakteristik aliran ini dianalisis menggunakan metode Computational Fluid
Dynamics (CFD) pada pipa berdiameter 25,4 mm dan panjang 762 mm. Simulasi
menerapkan model Volume of Fluid (VOF) dengan variasi kecepatan superfisial minyak
(Jo) 0,05–2 m/s dan air (Jw) 0,5–1,2 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simulasi
mampu memetakan pola aliran Core Annular Flow secara akurat. Berdasarkan Grid
Independence Test, jumlah elemen mesh 9.924 dipilih sebagai model paling konvergen
untuk perhitungan pressure drop. Pendekatan numerik ini terbukti efektif dalam
mengoptimalkan parameter operasional pada sistem perpipaan produksi avtur.
Kata kunci: CFD, Aliran Air-Minyak, Pipa Vertikal, ANSYS Fluent, Core Annular Flow,
Pressure Drop.
|