ABSTRAK :
Indonesia merupakan negara agraris dengan sumber daya alam melimpah, salah
satunya pelepah pisang yang ketersediaannya tinggi namun pemanfaatannya di
bidang teknik masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi serat
pelepah pisang sebagai bahan alternatifs pengganti serat karbon dalam pembuatan
wing pesawat model. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan
memvariasikan kecepatan aliran udara (1,5 m/s, 2,0 m/s, dan 2,5 m/s) pada
temperatur 80°C menggunakan alat pengering terfluidisasi (fluidized bed), serta
pengujian bending spesimen komposit berdasarkan standar ASTM D790. Hasil
penelitian menunjukkan kecepatan 2,5 m/s mencapai kadar air 0% paling cepat pada
menit ke-24, sedangkan kecepatan 1,5 m/s baru mencapai 0% pada menit ke-30.
Uji bending menghasilkan kekuatan lentur rata-rata 114,625 MPa (11,688
Kgf/mm²) dengan beban maksimal rata-rata 13,149 Kgf, melampaui ambang batas
struktural wing UAV pada ketinggian 1.000–5.000 mdpl. Komposit pelepah pisang
terbukti layak sebagai bahan alternatif yang ramah lingkungan dan efisien secara
ekonomi.
Kata Kunci: Pelepah Pisang, Kecepatan Udara, Temperatur, Pengeringan,
Wing Pesawat Model, Komposit.
|