ABSTRAK :
Performa mesin pesawat udara sangat dipengaruhi oleh kondisi kebersihan kompresor.
Akumulasi kotoran (compressor fouling) pada sudu kompresor dapat menyebabkan penurunan
efisiensi kompresi, peningkatan Exhaust Gas Temperature (EGT), penurunan EGT margin,
serta meningkatnya konsumsi bahan bakar. Salah satu tindakan perawatan yang dilakukan
untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah compressor wash. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh pelaksanaan compressor wash terhadap performa mesin CFM56-7B.
Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan membandingkan data
performa mesin sebelum dan sesudah dilakukan compressor wash pada kondisi operasi yang
relatif sama. Parameter yang dianalisis meliputi Exhaust Gas Temperature (EGT), EGT margin,
fuel flow, dan Engine Pressure Ratio (EPR). Data diperoleh dari sistem engine performance
monitoring dan dianalisis secara deskriptif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa; (1) Hasil analisa deskriptif nilai EGT sebelum dilaksanakan compressor wash
mengalami penurunan pada ketiga Engine Serial Number (ESN) yaitu pada rata-rata sebesar
86oC pada ESN 862780, 49oC pada ESN 854618, dan 68oC pada ESN 660665. Sedangkan
sesudah compressor wash dilaksanakan, nilai EGT menunjukkan pergerakan naik dan stabil
yaitu dengan rata-rata sebesar 91oC pada ESN 862780, 56oC pada ESN 854618, dan 71oC pada
ESN 660665; (2) Hasil analisa menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan nilai EGT setelah
dilakukan proses compressor wash yaitu sebesar 5oC pada ESN 862780, sebesar 7oC pada ESN
854618, dan 3oC pada ESN 66066; (3) Hasil uji analisa menunjukkan nilai Thitung 4,33 > Ttabel
4,303 sehingga disimpulkan bahwa pelaksanaan compressor wash terbukti berpengaruh
signifikan terhadap perubahan nilai EGT pada engine CFM56-7B.
.
Kata Kunci: Compressor wash, EGT, engine CFM56-7B
|