ABSTRAK :
Air conditioning (AC) system adalah salah satu sistem untuk mendukung
kenyamanan dan keamanan penumpang pesawat terbang yang berfungsi untuk
mengatur suhu, tekanan, kelembaban, dan sirkulasi udara di dalam kabin pesawat.
Kenaikan temperatur pada kabin atau yang disebut dengan istilah Cabin
Temperature High sering terjadi saat penerbangan. Oleh karena itu perlu dilakukan
analisis dalam komponen air conditioning system penyebab permasalahan Cabin
Temperature High pada pesawat ATR 72-600. Dalam penelitian ini menggunakan
metode Fault Tree Analysis ( FTA ), untuk mempelajari hubungan sebab-akibat dari
berbagai komponen atau peristiwa dalam suatu sistem untuk mengidentifikasi
penyebab terjadinya kegagalan tertentu (Top event). Berdasar hasil analisis
menggunakan FTA, terdapat tiga penyebab langsung yang ditemukan adalah
masalah (Air Cycle Machine) ACM, masalah turbofan dan gangguan pack valve.
Dari hasil minimum cut set, dapat disimpulkan bahwa terdapat 6 basic event yang
dapat menimbulkan kejadian di top event yaitu : TICV sensor eror Water extractor
eror, Turbofan shut off valve rusak, Kipas macet , pack valve do not open dan
Control panel AC error. Inspeksi rutin dan dan pelatihan khusus kepada teknisi
pesawat terkait Air Conditioning System dapat meminimalisir terjadinya Cabin
Temperature High.
Kata Kunci : ATR 72-600, Air Conditioning System, Cabin temperature High, Fault
Tree Analysis ( FTA)
|