ABSTRAK :
Keterbatasan ketersediaan serta tingginya harga Electric Ducted Fan (EDF) akibat
kebijakan pembatasan impor menjadi tantangan dalam pengembangan pesawat berskala
kecil dan Unmanned Aerial Vehicle (UAV), sehingga diperlukan alternatif sistem propulsi
yang lebih mudah diperoleh dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
potensi penggunaan counter-rotating electric thermal fan sebagai alternatif pengganti EDF
dengan melakukan penambahan diffuser dan nozzle guna meningkatkan performa gaya
dorong. Metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimental melalui pengujian statis
menggunakan vertical thrust test bench, dengan perancangan diffuser dan nozzle
berdasarkan prinsip geometri ducted fan. Pengujian dilakukan pada beberapa jenis electric
thermal fan dengan variasi tegangan untuk memperoleh data thrust, konsumsi daya, dan
thrust to weight ratio (ToW), baik sebelum maupun sesudah modifikasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penambahan diffuser dan nozzle mampu meningkatkan nilai thrust dan
ToW pada electric thermal fan, serta menghasilkan biaya sistem yang lebih rendah
dibandingkan EDF, sehingga electric thermal fan memiliki potensi sebagai alternatif sistem
propulsi untuk aplikasi pesawat kecil dan UAV.
Kata kunci: Electric Ducted Fan, Electric Thermal Fan, Counter-Rotating Fan, Thrust to
Weight Ratio, UAV.
|