ABSTRAK :
Konduktivitas panas merupakan parameter penting yang menentukan kemampuan suatu
material dalam menghantarkan energi panas, terutama pada aplikasi teknik dan kedirgantaraan.
Ketersediaan data konduktivitas panas untuk material paduan masih terbatas, sehingga diperlukan
suatu perangkat ukur yang praktis, ekonomis, dan mudah dioperasikan. Penelitian ini bertujuan
untuk merancang serta merealisasikan alat ukur konduktivitas panas bahan berbasis
mikrokontroler Arduino Uno ATmega-328 dan menilai performa alat yang dihasilkan. Tahapan
penelitian meliputi perancangan sistem, perakitan komponen, pemrograman mikrokontroler, serta
pengujian eksperimental pada tiga jenis material, yaitu tembaga, aluminium paduan 6063, dan
stainless steel 304. Metode pengukuran dilakukan dengan prinsip konduksi panas menggunakan
dua sensor termokopel untuk memperoleh selisih temperatur pada spesimen, kemudian nilai
konduktivitas panas dihitung berdasarkan persamaan Fourier. Hasil pengujian menunjukkan
bahwa alat mampu beroperasi dengan baik dalam mengukur dan menampilkan data suhu serta
menghitung konduktivitas panas material uji. Nilai konduktivitas panas yang diperoleh adalah 2,26
W/m·K untuk tembaga, 2,59 W/m·K untuk aluminium 6063, dan 1,55 W/m·K untuk stainless steel
304. Hasil validasi menunjukkan tingkat kesalahan yang relatif kecil, sehingga alat ini dapat
digunakan sebagai instrumen pengukuran konduktivitas panas sederhana untuk keperluan
praktikum, penelitian dasar, dan pengujian awal material.
Kata kunci: konduktivitas panas, konduksi panas, Arduino Uno, termokopel, material Paduan.
|