ABSTRAK :
Pelatihan operator Ground Support Equipment (GSE) di lingkungan Maintenance,
Repair, and Overhaul (MRO) berperan penting dalam menjamin kompetensi dan keselamatan
kerja. Namun, hasil Training Need Analysis (TNA) menunjukkan adanya kesenjangan dalam
pelaksanaan pelatihan, khususnya pada proses sertifikasi dan keterampilan komunikasi dalam
koordinasi kerja di lapangan. Permasalahan tersebut dianalisis menggunakan metode SWOT.
Hasil dari analisis faktor internal (IFAS) memiliki skor 6,96 dan hasil dari analisis faktor
eksternal (EFAS) memiliki skor 4,89. Berdasarkan diagram Cartesius dari hasil faktor internal
(IFAS) dan faktor eksternal (EFAS) diperoleh strategi yang tepat berada pada kuadran I
sehingga didapatkan implementasi strategi dari kuadran I yaitu mengoptimalkan keterampilan
GSE yang dimiliki dan meningkatkan kompetensi lebih spesifik sesuai perkembangan
teknologi, memanfaatkan sertifikat nasional yang dimiliki untuk mengakses peluang pelatihan
berbasis simulasi guna menyempurnakan keterampilan teknis dan keselamatan kerja, dan
menggabungkan keterampilan yang dimiliki dengan pelatihan teknologi berbasis simulasi
untuk meningkatkan efisiensi dan kesiapan kerja di industri penerbangan.
|