ABSTRAK :
Airbus A320 Family banyak digunakan karena efisiensi operasional dan fleksibilitasnya.
Kinerjanya bergantung pada mesin turbofan CFM56-5B, yang unggul dalam efisiensi bahan
bakar, emisi rendah, dan keandalan. Namun, faktor lingkungan seperti iklim dan polusi udara
dapat memengaruhi performa dan meningkatkan kebutuhan perawatan. Bandara
Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan memiliki tingkat
polusi tinggi yang berpotensi menyebabkan akumulasi debu pada kompresor mesin,
meningkatkan suhu gas buang (EGT) dan konsumsi bahan bakar. Oleh karena itu, strategi
perawatan optimal diperlukan untuk menjaga efisiensi dan keandalan mesin. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kinerja mesin masih dalam kisaran spesifikasi, namun terdapat
penyimpangan akibat faktor lingkungan. Daya dorong maksimum yang dihasilkan adalah
31.500 – 32.800 lbf, lebih rendah dari spesifikasi pabrikan 33.000 lbf, yang disebabkan oleh
suhu tinggi, kelembaban, dan debu yang mempengaruhi efisiensi kompresor serta turbin.
Specific Fuel Consumption (SFC) mengalami peningkatan 2% di atas spesifikasi, sementara
rasio tekanan total turun dari 34,4 menjadi 32,5 – 34,1. Disarankan untuk mengadopsi
predictive maintenance berbasis data operasional dan sistem monitoring real-time untuk
mendeteksi penurunan kinerja lebih awal, serta meningkatkan pelatihan teknisi dan
manajemen suku cadang guna mengoptimalkan efisiensi operasional dan keselamatan
penerbangan.
|