ABSTRAK :
Permasalahan ketidakseimbangan jumlah bahan bakar (fuel quantity unbalanced)
pada pesawat ATR72-600 merupakan isu penting yang berpotensi mengancam keselamatan
penerbangan. Ketidakseimbangan ini terjadi ketika sistem indikasi bahan bakar
menampilkan perbedaan lebih dari 200 kg antara jumlah bahan bakar yang terdeteksi di
tangki kiri dan kanan, meskipun jumlah bahan bakar sebenarnya seimbang. Situasi ini bisa
disebabkan oleh beberapa faktor pada komponen sistem bahan bakar, seperti fuel probes,
fuel probe harness, dan fuel control unit (FCU).
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis akar penyebab
(root cause) dari masalah fuel quantity unbalanced pada pesawat ATR72-600 menggunakan
metode Fault Tree Analysis (FTA). FTA adalah metode analisis yang memungkinkan
identifikasi berbagai kombinasi kejadian dasar yang dapat mengakibatkan kejadian puncak
(top event), dalam hal ini, ketidakseimbangan jumlah bahan bakar. Metode ini digunakan
untuk membangun diagram pohon yang menunjukkan hubungan logis antara faktor-faktor
penyebab dengan menggunakan gerbang logika AND dan OR. Selain itu, pendekatan
kualitatif dalam FTA diterapkan untuk menganalisis kejadian dasar tanpa menggunakan data
probabilistik.
Dalam proses analisis, tiga komponen utama yang sering menyebabkan
permasalahan ini diidentifikasi adalah fuel probes, fuel probe harness, dan fuel control unit
(FCU). Dari hasil minimum cuts sets yang berjumlah 6 Basic Events, ke 6 Basic Events
tersebut adalah Nilai Kapasitansi melebihi batas pada Fuel Probe (B1), Microbiological
Contamination pada Fuel Probe (B2), Nilai Kapasitansi melebihi batas pada Fuel Probe
Harness (C1), Kontaminasi Microbiological pada Fuel Probe Harness (C2), Kerusakan
Dalam (D2), Permasalahan Elektrikal Konnector (D2) yang dapat menyebabkan terjadinya
kegagalan pada Top Events (TE) Fuel Quantity Unbalanced.
|