ABSTRAK :
Lion Air yang berbasis di Indonesia, menduduki peringkat sebagai maskapai
internasional terburuk dengan skor 0,72. Lion Air tercatat memiliki tingkat
kedatangan sebesar 42,27 persen, yang berarti maskapai tersebut lebih sering
terlambat dari pada tepat waktu. Hal ini dapat mengakibatkan menurunnya
kepuasan penumpang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Kualitas
Layanan dan Persepsi Keselamatan terhadap Kepuasan Penumpang maskapai Lion
Air di Bandar Udara Yogyakarta Internasional Airprot. Metode analisis yang
digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi liner berganda dan
pengolahan data menggunakan softwere SPSS 23. Berdasarkan hasil analisis dan
pengolahan data yang telah dilakukan dapat disimpulkan hasil uji Hipotesis
menunjukkan bahwa variabel kualitas layanan (X1) dan Persepsi Keselamatan (X2)
memiliki pengaruh terhadap variabel Kepuasan Penumpang (Y). Sehingga dapat
disimpulkan bahwa kepuasan penumpang maskapai Lion Air di Bandar Udara
Internasional Airort disebabkan oleh kualitas layanan yang terdiri dari beberapa
indikator diantaranya (tangible), (reliability), (resoponsiveness), (assurance), dan
(emphaty). Kemudian indikator variabel persepsi keselamatan yang terdiri dari
safety, security, dan time saving.
|