© jkj,gwww.itda.ac.id 2024

Detail Skripsi

KARAKTERISASI UJI TARIK KOMPOSIT LAMINAT SERAT CARBON DAN GLASS DENGAN RESIN EPOXY UNTUK APLIKASI PADA WING UAV SKY-LAB
Penulis
RENANTO SURYADINATA
Pembimbing : Benedictus Mardwianta, S.T., M.T. - Dwi Hartini, S.T., M.T.

ABSTRAK :
Dalam industri penerbangan pesawat Unmanned Aerial Vehicle (UAV) merupakan wahana udara tanpa awak yang banyak digunakan dibidang militer maupun sipil. Penggunaan material komposit menjadi bahan utama untuk membangun UAV karena memiliki berbagi kelebihan seperti kekuatan yang tinggi, tahan korosi, dan ringan. Sehingga dapat mengurangi bobot kendaraan dan meningkatkan efisiensi, maka diperlukan desain material yang tepat untuk membuat skin wing UAV Sky-Lab. Pembuatan material komposit woven menggunakan serat carbon, serat glass, dan lycal 1011. Variasi yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode vacuum bag dan hand lay-up. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik dari komposit woven serat carbon dan glass. Pembuatan material komposit woven serat carbon dan glass menggunakan metode vacuum bag dan hand lay-up. Pengujian tarik komposit woven serat carbon dan glass menggunakan Universal Testing Machine (UTM) dimensi spesimen mengacu pada standar ASTM (American Sosiety for Testing Material) D3039. Hasil yang didapatkan dari proses uji kemudian dilakukan perhitungan. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata ultimate tensile strength dan ultimate tensile strain komposit laminat serat carbon dan glass metode vacuum bag memiliki nilai tertinggi yaitu 281,767 MPa dan 0,104. Sedangkan nilai rata-rata modulus of elasticity komposit laminat serat carbon dan glass metode hand lay-up memiliki nitai tertinggi yaitu 6,415 GPa. Kata kunci: Kekuatan Tarik, Serat Karbon, Fiberglass, Vacuum Bagging, Hand Lay-Up


Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
Penulis : RENANTO SURYADINATA
NIM : 18050066
Foto :
File : [ Baca file skripsi ]
   

E-LibSTTA

Sistem Informasi Perpustakaan STTA Yogyakarta

© E-LibSTTA 2024