ABSTRAK :
ABSTRAK
Pada umumnya pesawat memiliki bagian utama yaitu fuselage, empennage, wing, landing gear dan engine. Salah satu komponen yang sering mengalami kegagalan pada pesawat Grob adalah engine. Di dalam engine, terdiri dari beberapa bagian yaitu compressor, combustion chamber, turbine, propeller reduction gear box dan accessory gearbox. Compressor merupakan bagian komponen dari engine yang berfungsi untuk menghisap udara. Compressor ini terdapat komponen/accessory yang menempel yaitu bleed valve. Bleed valve merupakan sebuah komponen yang berfungsi sebagai pengatur jumlah udara yang digunakan untuk pembakaran, pada putaran rendah bleed valve akan terbuka dan membatasi udara yang masuk pada combustion chamber, sedangkan pada putaran tinggi bleed valve akan menutup untuk menghasilkan aliran udara maksimal yang digunakan sebagai pembakaran. Cara kerja dari bleed valve sesuai dengan perbandingan udara yang diatur oleh diagprhagma BOV (Bleed of Valve).
Pada penelitian ini menggunakan persamaan MTBF untuk mengetahui hasil perhitungan nilai rata-rata waktu kegagalan komponen bleed valve dan metode RCM untuk menentukan nilai RPN komponen bleed valve.
Hasil dari penelitian menunjukan bahwa waktu rata-rata jarak kegagalan komponen bleed valve adalah 596,48 jam dan hasil analisis RCM dapat disimpulkan bahwa nilai RPN dari komponen bleed valve masuk dalam kategori tinggi, sehingga diperlukan perhatian khusus untuk komponen tersebut dengan cara melakukan perawatan preventive yang dilakukan secara rutin guna mencegah terjadinya kegagalan komponen dan untuk meningkatkan kemampuan komponen serta memperpanjang umur pemakaian komponen bleed valve tersebut.
Kata Kunci : Bleed valve, MTBF, Kegagalan, RCM
|