ABSTRAK :
ANALISIS KEBUTUHAN JARAK TINGGAL LANDAS PESAWAT BOEING B777-300ER DIDASARKAN PADA POTENSI REJECTED TAKEOFF DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL YOGYAKARTA – KULONPROGO
Dicky Andresa
16050122
ABSTRAK
Pada tanggal 28 Oktober 2020 untuk pertama kali nya pesawat Boeing B777-300ER maskapai Garuda Indonesia membawa 225 penumpang mendarat di Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Hal ini memastikan kelayakan landasan pacu dalam pengoperasian pesawat Boeing B777-300ER baik pada saat melakukan taxi, takeoff, landing, maupun rejected takeoff.
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kebutuhan landasan pacu pesawat Boeing B777-300ER dalam melakukan rejected takeoff hanya menggunakan reverse thrust di Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Dalam analisis tersebut dibutuhkan data spesifikasi pesawat dan runway serta melakukan observasi cuaca. Setelah data terkumpul dilakukan analisis maximum takeoff weight (MTOW). Dilanjutkan dengan analIsis kecepatan . Dengan didapatkannya MTOW dan kecepatan maka dapat dilakukan analisis kebutuhan landasan pacu untuk melakukan rejected takeoff hanya menggunakan reverse thrust breaking.
Dari analisis yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa pesawat Boeing B777-300ER membutuhkan panjang runway 3.056,772 m hingga 3.478,994 m didasarkan pada potensi rejected takeoff.
Kata kunci: Boeing B777-300ER, Bandar Udara Internasional Yogyakarta, Rejected takeoff, Maximum Takeoff Weight
|