© jkj,gwww.itda.ac.id 2022

Detail Skripsi

ANALISIS KERUSAKAN WATER TANK PRESSURIZATION SYSTEM DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS PADA PESAWAT BOEING 737-800 NG DI HANGGAR 4 PT. GMF AEROASIA TBK.
Penulis
YOGA ANGGA PRADITYA
Pembimbing : Arif Pambekti, S.T, M.Eng. - C. Sukaca B, S.T., M.T.

ABSTRAK :
ABSTRAK Water tank pressurization system merupakan sistem yang digunakan pada potable water system sebagai sumber tenaga penyalur air, mengatur jumlah tekanan udara yang masuk kedalam water tank dan mencegah kontaminasi yang tidak diinginkan masuk melalui udara. Udara bertekanan berasal dari 2 sumber yaitu pneumatic system dan air compressor. Pneumatic system menyuplai udara bertekanan dari 3 sumber yaitu APU, engine bleed air dan ground connection. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab galley dan lavatory yang mengalami low water pressure pada hangar 4 PT. GMF AeroAsia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Fault Tree Analysis (FTA) untuk mencari akar penyebab kemungkinan yang akan terjadi pada permasalahan kehilangan tekanan pada water tank pressurization system pada pesawat Boeing 737-800 NG. Pada proses inspeksi komponen water tank pressurization sesuai FIM terdapat 3 kegagalan yaitu pada pengujian fill/overflow valve ditemukan rembesan air pada drain hose, air filter element pada inlet air compressor kotor sehingga menghambat supply udara, dan kegagalan pada check valve yang berada pada air compressor line menyebabkan water tank kehilangan tekanan udara yang diperlukan untuk mengalirkan air. Ketiga komponen yang mengalami kerusakan tersebut harus diganti karena tidak bisa diperbaiki. Dari hasil FTA dapat disimpulkan bahwa terdapat 13 basic event yang dapat memicu terjadinya top event. Kata kunci: Pressurize System, Water System, Water Tank Pressurize System, Fault tree analysis


Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
Penulis : YOGA ANGGA PRADITYA
NIM : 19060007
Foto :
File : [ Baca file skripsi ]
   

E-LibSTTA

Sistem Informasi Perpustakaan STTA Yogyakarta

© E-LibSTTA 2022