© jkj,gwww.itda.ac.id 2022

Detail Skripsi

PENANGANAN DAN ANALISIS KEGAGALAN STANDBY RESERVOIR B737-900ER LION AIR DI HANGGAR MERPATI MAINTENANCE FACILITY DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS
Penulis
M. HIDAYATUS SHOHEH ROMADON
Pembimbing : Riski Kurniawan, S.Si.,M.Sc - Arif Pambekti, S.T.,M.Eng

ABSTRAK :
ABSTRAK Standby hydraulic system merupakan bagian penting dari sistem hidraulik pesawat karena digunakan sebagai alternate atau sistem backup jika terjadi kerusakan / kebocoran pada hidraulik sistem A atau hidraulik sistem B. Standby reservoir memiliki kapasitas 3,6 Gallons atau 13.3 liters yang diperoleh dari reservoir sistem B melalui fill and balance line reservoir. Standby hydraulic system digunakan untuk menggerakkan standby rudder, leading edge flaps and slats dan thrust reversers. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa troubleshooting dan kemungkinan penyebab kegagalan pada standby hydraulic system B737-900ER yang mengalami trouble dan perbaikan di hanggar Merpati Maintenance Facility. Dalam penelitian ini menggunakan metode observasi langsung terhadap analisis proses troubleshooting pada B737-900ER di hanggar Merpati Maintenance Facility. Selain itu dalam penelitian ini juga menggunakan metode fault tree analysis untuk mendapatkan penyebab kegagalan pada standby reservoir. Kegagalan standby reservoir pada B737-900ER ditandai dengan forward overhead panel (P5) indikator lampu standby hydraulic low quantity menyala on pada saat dilakukan operational test Standby Rudder. Standby hydraulic low quantity (P5) mengindikasikan bahwa level kuantitas cairan (fluida) pada standby reservoir kurang dari 50%. Mengacu Fault Isolation Manual (FIM) B737-900ER 29-30 task 808-809 page 215 dilakukan inspeksi awal berupa External Leakage Check dan Internal Leakage Check. Kebocoran pada komponen fill and balance line ini menyebabkan berkurangnya transfer hidraulik fluid dari reservoir sistem B menuju ke reservoir sistem standby yang kemudian menyebabkan kegagalan pada reservoir standby. Penggantian komponen penyebab kegagalan dilakukan dengan menggunakan AMM task 29-21-31-000-801 page 401 dan AMM task 29-21-31-400-801 page 408. Dengan menggunakan metode fault tree analysis, terkait dengan permasalahan Standby reservoir didapatkan 17 basic event yaitu (1) Tank Leakage, (2) Seal Broken, (3) Reducer mengalami keausan, (4) Negatif Electrical Source, (5) Data Sistem Trouble, (6) Thrust Reversers Trouble, (7) Leading Edge Flaps and Slats Trouble, (8) Standby Rudder Trouble, (9) Electrical Connectors Disconnected, (10) Supply Line Connection Problem, (11) Electric Motor Trouble, (12) Acoustic Filter Broken, (13) Hydraulic Pump Trouble, (14) Centrifugal Pump Trouble, (15) Check Valve Trouble, (16) Shutoff Valve Trouble, (17) Pressure Relief Valve Trouble. Kata kunci: Fault Tree Analysis (FTA), fill and balance line, standby hydraulic low quantity, standby reservoir.


Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
Penulis : M. HIDAYATUS SHOHEH ROMADON
NIM : 18060065
Foto :
File : [ Baca file skripsi ]
   

E-LibSTTA

Sistem Informasi Perpustakaan STTA Yogyakarta

© E-LibSTTA 2022