© jkj,gwww.itda.ac.id 2022

Detail Skripsi

PENGENDALIAN KUALITAS GUNA MENINGKATKANKAN KUALITAS PRODUK DENGAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) PADA KERAJINAN COR ALUMUNIUM ED
Penulis
AYUB MARS TNAAUNI
Pembimbing : Esa Rengganis, ST., MT - Riani Nurdin, ST., MSc

ABSTRAK :
Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan saat ini mendorong industri untuk meningkatkan daya saingnya terhadap competitor. Sehingga perbaikan kualiats menjadi suatu hal yang mutlak yang harus dijaga dan dikontrol. Kerajinan cor alumunium ED adalah salah satu home industry yang memproduksi peralatan rumah tangga. Proses produksi meliputi proses pembuatan cetakan, pengecoren, penggerindaan, pengikiran, pembubutan, pemolesan dan pengepakan. Mode kegagalan yang terjadi pada proses produksi cor alumunium ED ada enam, yaitu cacat retak 12,67 persen, lubang12,72, pecah 18,66 persen, tanjak 9,05 persen, merayang 43,34 persen, dan lis 3,56 persen. Hingga saat ini pengendalian yang dilakukan oleh perusahaan belum maksimal, terlihat dari rata-rata produk gagal selama delapan periode yaitu 9,0 persen dan peta kontrol p menunjukkan bahwa produk cacat berada diluar batas kendali atas . Dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dapat mengidentifikasi dan menganalisa kegagalan yang terjadi. Metode ini akan menentukan dan mengalikan nilai severity, occurrence dan detection sehingga diperoleh Risk Priority Number (RPN). Mode kegagalan dengan RPN terbesar merupakan prioritas dalam dilakukannya tindakan perbaikan. Jenis kegagalan yang menjadi perioritas perbaikan di kerajinan cor alumunium ED adalah mode kegagalan merayang. Dengan nilai severity 9, occurrence 8 dan detection 8 sehingga diperoleh RPN sebesar 576. Kata Kunci :Mode kegagalan, peta kontrol p, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), RPN


Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
Penulis : AYUB MARS TNAAUNI
NIM : 10020020
Foto :
File : [ Baca file skripsi ]
   

E-LibSTTA

Sistem Informasi Perpustakaan STTA Yogyakarta

© E-LibSTTA 2022